WAHYU SETIAWAN : SENI PEMBUATAN WAYANG KULIT, HARUS DIWARISI OLEH GENERASI MUDA, SEBAGAI PELESTARI BUDAYA BANGSA
Wayang kulit, seni klasik Indonesia yang berakar dalam budaya Jawa, telah menjalar hingga ke pelosok dunia. Di tengah perubahan zaman yang terus berlangsung.
Seperti banyak pengrajin seni tradisional, menghadapi tantangan dalam mempertahankan seni wayang kulit. Minat masyarakat terhadap budaya tradisional, termasuk wayang kulit, cenderung menurun. Hal ini membuat agar kita berharap lebih banyak orang mulai menghargai seni tradisional dan menghormati upaya perajin dalam menciptakan karya seni yang berkualitas.
Wahyu Setiawan, pencinta seni dan budaya berharap dengan eksistensi dan kecintaan terhadap seni dan budaya utamanya wayang kulit terkhusus pengerjaan pembuatan wayang, tidak lekang oleh waktu dan terus lestari.
"Generasi muda harus menjadi pioner penerus budaya ini, sehingga bisa menjadi warisan budaya yang bisa turun temurun serta didalam seni wayang banyak filosofi kehidupan yang bisa menjadi tatanan dalam bermasyarakat," ujarnya menambahkan.
Seperti diketahui bahwa, Wayang kulit merupakan salah satu kesenian di Indonesia yang usianya sudah mencapai ratusan tahun. Wayang sendiri lahir sekitar tahun 1500 SM silam. Kelahiran wayang di tanah jawa ini mulanya digunakan sebagai upacara adat. (SAB)
Comments
Post a Comment