SE TOURS LUNCURKAN PAKET TEKSAS WONOCOLO : WISATA KE TAMBANG MINYAK TERTUA DAN OLEH-OLEH MADU JONEGOROAN
BOJONEGORO - SE Tours travel kembali bikin gebrakan, kali ini meluncurkan paket wisata baru yang mengangkat keunikan tambang minyak tradisional Wonocolo yang dijuluki "Teksas-nya Bojonegoro".
Yang bikin beda, setiap peserta juga akan pulang membawa oleh-oleh khas Bojonegoro, yaitu.madu jonegoroan.
Paket ini lahir dari ide memadukan wisata edukasi, sejarah, dan pemberdayaan UMKM lokal dalam satu perjalanan.
"Kita sebut Wonocolo 'Teksas Wonocolo' karena lanskapnya unik. Ratusan sumur tua kayu berdiri di tengah hutan jati serta kegiatan penambangan minyak tradisional. Mirip ladang minyak koboi di Amerika, tapi ini versi Bojonegoro. 100% manual dan masih hidup serta terkelola sampai sekarang," ujar Wahyu Setiawan, Owner SE TOURS.
Rangkaian Destinasi wisatanya sangat unik dan berbeda dengan obyek wisata yang ada di daerah lain Indonesia.
1. TAMBANG WONOCOLO "TEKSAS WONOCOLO"
Wisatawan diajak melihat langsung proses penambangan minyak manual sejak 1893. Turun ke bibir sumur, lihat penambang menarik "tor" dari kedalaman 100 meter, dan belajar penyulingan sederhana. Dijamin pengalaman yang tidak ada di tempat lain.
2. EDUKASI DAN STORYTELLING
Guide SE TOURS akan bercerita tentang sejarah Wonocolo, perjuangan penambang, dan bagaimana minyak ini menghidupi warga selama 3 generasi.
3. SPOT FOTO IKONIK
Foto di antara "hutan ungkung" kayu. Lanskap paling instagramable dan satu-satunya di dunia.
4. BONUS OLEH-OLEH : MADU JONEGORAN
Setiap peserta dapat Madu Jonegoran untuk dicicipi saat tour. Untuk rombongan, tersedia opsi bundling botol 350 ml dengan harga khusus serta Kemasan Batik Thengul siap jadi buah tangan kebanggaan kerajinan tangan UMKM Bojonegoro.
MENGAPA HARUS KE "TEKSAS WONOCOLO
Keunikan Internasional : Wonocolo adalah tambang minyak tertua di dunia yang masih beroperasi secara tradisional. Di negara lain sudah jadi museum. Di Bojonegoro masih hidup dan dikelola warga secara tradisional.
Dampak ke UMKM Kolaborasi dengan MADU JONEGORAN bertujuan agar wisatawan tidak hanya datang, tapi juga membawa pulang produk lokal sebagai buah tangan kunjungi destinasi Bojonegoro
"Kita ingin wisatawan pulang bawa 2 hal : cerita dan oleh-oleh. Ceritanya tentang 'koboi minyak' tradisional Wonocolo serta oleh-olehnya Madu Jonegoroan. Jadi Bojonegoro terus diingat," tambah Mas Wahyu.
Dengan adanya kunjungan wisata Bojonegoro ini, bisa menjadi salah satu alternatif wisatawan untuk berwisata dengan pengalaman yang unik dan penuh cerita. (ARE)
Comments
Post a Comment