PIPIT ANGGRAINI PUTRI, RELAWAN ODGJ BOJONEGORO: "DENGAN PENANGANAN BENAR, PENDERITA ODGJ PASUNG BISA SEMBUH DAN KEMBALI KE MASYARAKAT"

BOJONEGORO – Praktik pasung terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bukan jalan keluar. Fakta itu ditegaskan oleh Pipit Anggraini Putri, relawan pendamping ODGJ di Kabupaten Bojonegoro.

Menurut Pipit, dengan penanganan yang benar, penderita ODGJ yang pernah dipasung itu bisa disembuhkan, bisa mandiri, dan bisa kembali diterima di tengah masyarakat.

"Stigma dan kondisi di masyarakat itu berat., banyak yang mengira ODGJ tidak bisa sembuh, sehingga perlu dipasung. Padahal keliru besar Gangguan jiwa itu penyakit medis, sama kayak diabetes atau darah tinggi. Bisa dikontrol dengan obat rutin dan dukungan," tegas Pipit.

3 Kunci Penanganan ODGJ Pasung Menurut Pipit Anggraini Putri :
1. LEPAS PASUNG DAN SEGERA BEROBAT MEDIS
Langkah pertama adalah melepas pasung secara aman dengan bantuan aparat dan tenaga kesehatan. Kemudian ODGJ harus segera dibawa ke Puskesmas atau Rumah Sakit untuk diperiksa psikiater. Pengobatan medis teratur adalah pondasi utama.
2. DUKUNGAN KELUARGA ADALAH OBAT TERKUAT
Pipit menekankan, obat tidak akan maksimal tanpa dukungan keluarga. "Jangan dikucilkan. Ajak ngobrol, ajak kegiatan ringan. Pastikan minum obat tepat waktu. Kasih sayang keluarga itu menyembuhkan," ujarnya.
3. TERAPI & PEMBERDAYAAN SOSIAL
Setelah kondisi stabil, ODGJ perlu diajak beraktivitas. Mulai dari ibadah, kerja ringan di rumah, sampai kegiatan sosial. Tujuannya agar mereka percaya diri dan masyarakat terbiasa menerima kembali. 

"Kami sudah mendampingi beberapa kasus. Dari yang awalnya dipasung bertahun-tahun, setelah rutin berobat, sekarang sudah bisa ke warung sendiri, bisa nyapu halaman, bisa senyum. Itu bukti nyata mereka bisa pulih," cerita Pipit.

Ajakan Stop Stigma dan Pasung
Pipit Anggraini Putri mengajak seluruh warga Bojonegoro untuk berhenti memberi stigma negatif pada ODGJ dan keluarganya. Ia meminta masyarakat proaktif lapor jika menemukan kasus pasung.

"Pasung melanggar HAM, kasihan orangnya. Kalau panjenengan lihat ada yang dipasung, tolong lapor ke Kepala Desa, Bidan Desa, atau Puskesmas, biar ditangani tim, sehingga dapat teratasi lebih awal dan bisa segera ada tindakan positif terhadap pasien," ajak Pipit. (SAB)

Comments

Popular posts from this blog

SIAPKAN DENGAN MATANG, SDN KEPATIHAN BOJONEGORO GLADI BERSIH PERINGATAN HUT RI KE 81, GIAT ACARA JALAN SANTAI DAN UNJUK BAKAT SISWA SISWI

ANGKAT TEMA "BUMI MEMBERI, TRADISI MENYATUKAN"', SEDEKAH BUMI GLAGAHSARI SOKO, KIRAB 23 GUNUNGAN BUAH BELIMBING DAN JAMBU, SIAP MENJADI DESTINASI UNGGULAN AGROWISATA TUBAN

MEMPERINGATI HUT RI KE 81, KELUARGA BESAR SDN KEPATIHAN BOJONEGORO, GELAR UNJUK BAKAT SISWA SISWI DAN JALAN SEHAT BERSAMA.